Selasa, 16 Agustus 2011

MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI SPIRITUAL

Ini merupakan kepercayaan diri yang terpenting diantara yang lainnya, karena menegaskan kedudukan kita dalam hubungannya dengan keberadaan seluruh alam semesta ini. Ada 3 hal yang menjadi cirinya:

1. Keyakinan bahwa semesta ini adalah suatu misteri yang terus berubah, dan bahwa setiap perubahan dalam kemestaan ini merupakan bagian dari suatu perubahan yang lebih besar lagi.

Kemanapun kita menoleh, kita akan menyaksikan bahwa segala makhluk dalam semesta ini diciptakan untuk senantiasa berubah, bayi menjadi dewasa, benih tumbuh menjadi batang dan pohon. Semua memiliki tujuan dan berkembang sesuai kodrat masing-masing, entah itu Cuma mahluk bersel satu, sekumpulan pohon ataupun manusia. Semua berperan membuat perubahan dan mampu pula mengungkapkan keberadaannya. Kita adalah bagian dari misteri tersebut, bagian pula dari alur perubahan yang kian membesar.

Kepercayaan diri spiritual berawal dari pemahaman terhadap adanya suatu tujuan dalam lintasan semesta, serta kesadaran bahwa meskipun tidak selalu terpahami, hidup kitapun sebenarnya meniti di alur yang sama

2. Kepercayaan atas adanya kodrat alami, sehingga segala yang terjadi tak lebih dari kewajaran belaka.

Kalau kita merasa seperti hidup dalam dunia yang edan tanpa aturan, itu menunjukkan bahwa kepercayaan diri spiritual kita belum cukup. Segala yang terjadi tampak seperti tak menentu sehingga kita merasa tidak tenteram.

Kepercayaan diri spiritual berkembang, manakala kita mengamati siklus alami dan mekanisme penciptaan. Kita akan menyadari bahwa keberadaan manusia sudah di atur oleh yang Maha Yang Cerdas dan Dia berada diluar ambang kemampuan kita untuk memikirkannya. Kecerdasan Yang Maha Tinggi ini dapat kita buktikan dari sempurnanya sebiji zarah, hingga rumitnya sistem peredaran bintang dilangit.

Jika kita dapat menangkap kebenaran hakiki dalam semesta ini dan menerjemahkannya kedalam semua pengalaman pribadi, kepercayaan diri spiritual akan tumbuh dalam diri kita. Kita akan memahami bahwa sebagaimana semesta ini, tantangan sebesar apapun punya suatu maksud. Tanpa maksud, tak ada satupun yang dapat terjadi.

3. Keyakinan pada diri sendiri dan pada adanya Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Tinggi, Yang Maha Tahu atau apapun ungkapan rohani kita pada Maha Pencipta semesta ini.

Coba kita perhatikan, betapa keberadaan kita ini merupakan suatu misteri. Cobalah kita lebih sering mencoba memahami keberadaan kita sebagai manusia. Adakalanya pula kesadaran membawa kita keluar dari keberadaan fisik kita untuk mengamati, merasakan, menumbuhkan dan mencintai keberadaan kita dibumi ini.
Kita akan menyadari betapa kita menjadi begitu unik dan satu-satunya yang sudah dan akan Dia ciptakan. Bukankah itupun merupakan suatu keajaiban?

Kesadaran akan makna diri kita diantara kemaha luasan alam semesta ini akan terasa dalam diri kita. Kita akan terperangah oleh agungnya suatu gunung, saat kita terpesona oleh indahnya matahari terbenam, saat kita takjub oleh perkasanya sang Pencipta kita sendiri.

Kepercayaan spiritual berawal dari kesadaran tentang siapa kita sebenarnya, lepas dari raga dan pribadi kita, lepas dari segala topeng yang menutupi kita. Ia berawal dari upaya unutk menghargai diri kita sendiri, sebagai suatu karya cipta yang unik dan menakjubkan.


BEBERAPA HAL UNTUK MENGEMBANGKAN KEPERACAYAAN DIRI SPIRITUAL

1. Upayakan menemukan bukti-bukti bahwa semesta ini bergerak menurut suatu hukum tertentu.

Amati hidup kita sendiri ataupun orang lain, lalu sadarkan diri kita bahwa dari segala musibah yang pernah kita alami, ternyata selalu punya hikmah yang dapat kita petik. mungkin kita pernah merasa jera untuk menjalin cinta lagi, namun akhirnya justru menemukan kekasih yang lebih ideal. Atau pernah kehilangan suatu peluang, namun justru kehilangan itu pula yang menciptakan peluang baru yang lebih baik lagi. Memang, dinamika adalah juga hakikat dari hidup kita.

2. Sempatkan diri kita untuk berada ditengah alam yang terbentang ini, dan amati segala perniknya.

Alam adalah guru kerohanian yang selalu hadir dan amat pintar. Saat kita melintasi pepohonan, menatap perniknya sekuntum bunga, mengamati debur ombak yang melanda pantai, memandang taburan bintang yang memenuhi angkasa. Saat itulah kita akan menyadari betapa agung dan tak terbatasnya kekuasaan Sang Maha Pencipta. Semakin kita kenali segala pesona fisik dari semesta kita itu, semakin mudah pula kita menyerap kepercayaan diri spiritual.

3. Upayakan menemukan segala rahasia dan bukti sehari-hari bahwa kita dikasihi.

Setiap hari, kita selalu diberi tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kehidupan kita memang diberkahi. Kita senantiasa menemukan bukti-bukti bahwa kita dikasihi. Dengan matahari yang memberi kita terang dan panas, dengan bumi yang memberi kita pangan atau dengan burung yang menyanyi saat kita sedih, dengan senyum anak kecil saat kita merasa sunyi. Dan disaat kita bimbang, segera pula kita diberi jawabannya. Dengan mempertemukan kita dengan orang yang sesuai, dengan menunjukkan kita buku yang tepat, atau mungkin malah memperoleh petunjukka Allah (Hidayah) disaat waktu yang tepat. Temukanlah segala pertanda yang membuktikan bahwa ada yang membimbing dan menjaga kita. Temukan bukti-bukti bahwa ada yang mengasihi kita.

Jadi intinya kepercayaan diri spiritual adalah suatu naluri kita mengenai adanya rasa tenteram. Yang mengisi lubuk hati dan memupuk batin kita. Yang membuat kita senantiasa meniti jalan hidup yang benar. Keyakinan spiritual adalah keyakinan bahwa dimanapun kita berada disitu pulalah kita dibutuhkan.

Kamis, 28 Juli 2011

PENDAPAT PARA AHLI MENGENAI NETWORK MARKETING


Donald Trump : CEO The Trump Organization.

Dalam sebuah talk show, Donald Trump ditanya apa yang ia lakukan jika usahanya bangkrut total. Ia menjawab : “saya akan mencari perusahaan Network Marketing yang bagus lalu mulai bekerja”.

“Pemasaran adalah alat yang sangat berpengaruh dan pemasaran jaringan (Network Marketing) bisa meningkatkan pengaruh itu, dengan catatan Anda mempunyai motivasi diri. Network Marketing sudah membuktikan dirinya sebagai sumber pendapatan yang layak dan sangat  bagus serta tantangan yang tepat untuk Anda. Sudah ada beberapa contoh sukses yang luar biasa dan kesuksesan itu di dapatkan dari kerajinan, antusiasme serta produk yang tepat dikombinasikan dengan waktu yang tepat pula.” 

Bersama Robert T Kiyosaki, Donald Trump merekomendasikan bisnis Network Marketing melalui bukunya Why We Recommend Network Marketing.







Robert Toru Kiyosaki : Investor, Usahawan, Penulis dan Motivator.

Anda layak mempertimbangkan Network Marketing, sebab salah satu keunggulan Network Marketing dibandingkan konglomerasi dan waralaba, Anda bisa tetap jadi pegawai dan profesional, sambil menggunakan waktu luang untuk memperoleh pendidikan yang diperlukan sebagai business owner tanpa langsung kehilangan gaji atau komisi bulanan, Anda tidak harus mempertaruhkan modal yang besar di bisnis ini.” 

Kiyosaki menjadi terkenal karena buku yang ditulisnya berjudul Rich Dad, Poor Dad, selain itu, Rich Dad’s Cashflow Quadrant, dan Rich Dad’s Guide to Investing, telah menjadi 10 buku terlaris secara berkesinambungan di The Wall Street Journal, USA Today serta New York Times. Robert T. Kiyosaki mengatakan bahwa “Jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan (kebebasan finansial), maka salah satu tempat yang tepat untuk memasukinya adalah melalui Network Marketing.”


Paul Zane Pilzer : Ekonom Terkenal Di Dunia, Wirausahawan Sosial, Profesor dan Penulis Sembilan Buku Laris dan Lusinan Publikasi Ilmiah.

Penulis Other Peoples Money dan Unlimited Wealth. Penerima gelar MBA dari Warthon, menjadi wakil presiden termuda Citibank, dan pernah menjabat sebagai penasehat ekonomi dua masa pemerintahan Presiden AS, termasuk George W. Bush.

“Distributor abad 21 ini akan menjadi milyarder dengan cara yang lebih cerdas. Yakni memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru dan memberikan informasi tentang cara penyalurannya. Yakni dengan sistem Network Marketing. Bisnis distribusi ini memang sangat mengendalikan kecepatan pikiran dan penguasaan produk yang baik”

“Salah satu bentuk distribusi baru di masa yang akan datang yang akan menjadi trend dan meledak di seluruh dunia adalah Network Marketing.”
 
 
Stephen R. Covey : Penulis Buku Terlaris, The Seven Habits of Highly Effective People.
 
“Network Marketing adalah bisnis yang dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang dan membuat setiap orang yang mengerjakannya dapat menjadi berpikir besar menuju impiannya masing-masing secara terarah.”
 
 
 
 
Jim Cramer : Host Mad Money MSNBC.
 
 
 “Akan selalu ada peluang di sebuah tempat. Anda tahu apa yang selalu menyediakan peluang itu, hanya ada di Network Marketing.”
 



 David Bach : Penulis Buku The Automatic Millionaire.
 
“Kesederhanaan Network Marketing adalah anda bisa menemukan keyakinan yang dapat dipercaya, lalu memakainya untuk diri sendiri dan orang lain. Saya Yakin Tuhan menciptakan manusia di bumi agar bisa melakukan hal spesial. Dan Network Marketing merupakan peluang mencari penghasilan tambahan. Dari penghasilan itu, anda bisa membeli kebebasan.”
 
 
Sharon Wilson : Pendiri Spirit Foundation.
 
 
 
“ Mereka yang bergabung di Network Marketing cenderung menjadi terbuka, berpikir diluar kotak dan mencari jalan terbaik. Lebih-lebih Networker menjadi bertambah nilai spiritualnya, karena harus menolong sesama.”
 
 













Selasa, 26 Juli 2011

SEBUAH KEMUNGKINAN

SUMBER DARI KEKUATAN HIDUP KITA DATANG DARI KECINTAAN YANG HARU AKAN KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN KITA.

Tidak akan ada apa pun di dunia ini yang menarik, bila semua itu sudah pasti, bila tidak ada kemungkinan-kemungkinan.

Kehidupan ini menghisap sari-sari bagi kekuatannya dari harapan akan kemungkinan-kemungkinan. Bila kita mengerti dengan betul, kita bahkan bersyukur bahwa kemungkinan buruk itu ada. Hanya karena ada kemungkinan buruk, maka kemungkinan baik itu menjadi menarik.

Sumber dari semua kekuatan untuk mencapai keberhasilan adalah rasa demam yang mewarnai hati yang berdebar-debar menunggu perwujudan dari kemungkinan-kemungkinannya.



SEBAGIAN MIMPI MENINGGAL MUDA PADA ORANG-ORANG YANG BERENCANA HIDUP SAMPAI TUA.

Itu yang betul-betul bisa disebut sebagai sebuah tragedi.

Mimpi adalah sumber energi yang selalu bisa diperbaharui. Sebuah mimpi yang dijaga hidup, tidak akan pernah menua. Mungkin ia, sebuah mimpi yang lama, tetapi bila ia masih menjadi tenaga bagi upaya seseorang untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik , impian itu tidak pernah menjadi tua, berapa pun usia si empunya mimpi.

Setelah kematian dari mimpi-mimpinya, seseorang akan menjadi zombie; yang mungkin masih bekerja, tetapi dengan sorot mata seseorang yang tidak melihat perlunya mengerjakan apa yang sedang dikerjakan.

Tetapi kematian dari sebuah mimpi tidak bisa menghapus kehadiran nyata dari kemungkinan-kemungkinan yang bisa dicapai oleh seseorang, atau oleh kita. Kemungkinan itu akan selalu ada, hanya saja asap dupa yang dibakar dalam prosesi penguburan impian itu,  mengaburkan pandangan kita akan hak kita untuk berhasil.


KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN KITA SANGAT BERGANTUNG PADA KEKUATAN TUNTUTAN KITA.

Dalam hal tuntut-menuntut, ada dua macam orang;
Pertama, menuntut kepada orang lain.
Kedua menuntut kepada dirinya sendiri.

Mereka yang telah menyerah seiring dengan kematian impian-impian mereka, biasanya menjadi orang-orang yang hanya menuntut orang lain untuk memperhatikan kehidupan mereka. Tetapi karena tidak ada orang yang memperhatikan tuntutan orang yang tidak mendatangkan keuntungan, mereka pun berhenti menuntut. Tidak kepada orang lain, dan tidak juga kepada diri mereka sendiri.

Mereka yang menuntut dengan keras kepada diri mereka sendiri untuk mengupayakan keberhasilan, akan berhasil.  Dan tingkat keberhasilan kita, ditentutan oleh tingkat kekuatan dari tuntutan kita kepada diri kita sendiri.


BANYAK ORANG YANG HIDUP DI BAWAH KEMUNGKINAN-KEMUNGKINANNYA.

Bila saja kita mau mendengarkan sejenak. Bahwa keberhasilan itu adalah hak, dan bahwa tugas kita dalam hidup ini bukanlah untuk berhasil, tetapi untuk mencoba.

Bila saja kita mau berpikir sedikit. Bahwa kitalah yang mempertahankan cara-cara kita sekarang, yang hasilnya kita keluhkan itu. Bahwa kitalah yang tidak berani mengambil resiko, yang kemungkinan yang belum tentu lebih buruk dari keadaan yang sedang kita alami sekarang.

Untuk kita ingat ingat, bahwa bagi kita yang sedang tenggelam, gerakan apa pun selain gerakan tenggelam, adalah pilihan yang lebih baik.

Untuk kita semua, bahwa selalu ada kemungkinan luar biasa pada orang-orang biasa yang bersedia melakukan apa pun yang di atas biasa.


JADIKANLAH DIRI KITA PEKA TERHADAP KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN YANG BISA KITA SEBABKAN.

Bila kita tidak melihat kemungkinan baik dari apa pun yang sedang kita upayakan, mungkin kita tidak salah, karena selalu ada kesempatan untuk kita melakukan sesuatu yang tidak tepat.

Bila itu yang sedang kita alami, maka sebabkanlah kemungkinan yang lebih baik. Remajakanlah sikap yang selama ini telah membawa kita berlarut-larut dalam perasaan lemah, lambat, dan tertinggal.

Nikmatilah jumlah hal dan pikiran yang tidak mungkin bagi kita.  Mereka yang mudah mencapai keberhasilan adalah selalu orang-orang yang memiliki sedikit sekali hal yang tidak mungkin dalam pikiran dan perasaannya.


... I N G A T L A H ...
BAHWA HARI INI DIISI OLEH HAL-HAL YANG TIDAK MUNGKIN BAGI MASA LALU.
… DAN SEKARANG ...
KITA SEDANG HIDUP DALAM KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN HARI ESOK.
JADILAH BAGIAN DARI KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN ITU.


10 Cara Pemuncak Untuk Mendapatkan Hidup, Bukan Hanya Sekedar Gaya Hidup

  1. Pahami perbedaan antara memiliki hidup dan memiliki gaya hidup.
  2. Mulai belajar tentang berbagai cara hidup yang berbeda.
  3. Kenali apa saja dalam hidup Anda yang bukan diri Anda sesungguhnya.
  4. Kenali apa yang natural bagi Anda, bahkan ketika itu tidak normal bagi orang lain.
  5. Gaya hidup itu mahal untuk di topang dan menghalangi Anda berevolusi.
  6. Kenali siapa yang memberi Anda kehidupan dan siapa yang hanya jadi pemain dalam gaya hidup Anda.
  7. Ciutkan, cocokkan atau bahkan campakkan gaya hidup Anda sekarang, sekedar untuk mengguncangnya.
  8. Selama 1 jam coba tuliskan seperti apa kehidupan yang ideal menurut Anda.
  9. Kenali nilai-nilai Anda sebagai manusia.
  10. Berhenti memaksa diri sendiri.

Senin, 18 Juli 2011

YAKINLAH PADA DIRIMU


oleh Dama Yantie pada 01 November 2010 jam 0:21

Ada hari kala kamu bangun pagi …
Keadaan tidak seperti yang kamu harapkan terjadi …
Itulah saatnya kamu beritahu diri sendiri, bahwa keadaan akan membaik …
Ada saat ketika orang mengecewakanmu …
Dan membuatmu sedih …
Itulah saatnya ketika kamu harus mengingatkan diri sendiri …
Untuk percaya pada penilaian dan pendapatmu sendiri …
Untuk tetap fokus pada keyakinan akan diri sendiri …
Akan ada tantangan dan perubahan yang harus kamu hadapi dalam hidup …
Bagaimana menerimanya, itu semua terserah kamu …
Tetap jaga dirimu pada arah yang tepat untuk mencapai tujuanmu …
Memang tidaklah mudah, tapi masa-masa sulit itu akan menyadarkanmu tentang jati dirimu yang sesungguhnya …
Jadi, bila hari-harimu dipenuhi dengan frustrasi dan tanggung jawab yang berat …
Ingatlah untuk tetap yakin pada diri sendiri dan segala yang kamu inginkan dalam hidupmu …
Karena semua tantangan dan perubahan itu hanya akan membantumu menemukan tujuan yang kamu tahu memang diperuntukkan bagimu …

Yakinlah pada dirimu …

With Love

Dama Yantie

Ciri-ciri dan Karakteristik Pemimpin


Ciri karakteristik seorang pemimpin dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Menantang Proses
Setiap kasus kepemimpinan yang terbaik selalu melibatkan satu jenis tantangan. Apapun tantangannya, semua kasus melibatkan perubahan dari statusquo. Tidak ada satu orang pun yang menyatakan telah melakukan yang terbaik secara pribadi dengan terus mempertahankan banyak hal tetap sama. Singkatnya, semua pemimpin menantang proses. Pemimpin adalah pelopor,- orang yang bersedia melangkah ke luar dan memasuki apa yang belum diketahui. Mereka bersedia mengambil resiko, melakukan inovasi dan percobaan supaya bisa menemukan cara yang baru yang lebih baik untuk melakukan banyak hal.
Sumbangan utama pemimpin adalah dalam mengenali gagasan yang baik, dukungan kepada gagasan itu, dan kesediaan menantang sistem supaya bisa mengaplikasikan dan mewujudkan gagasan itu.

2. Mengilhamkan Wawasan Bersama
Pemimpin mengilhamkan wawasan bersama. Mereka melayangkan pandangan ke seberang cakrawala waktu, membayangkan kesempatan menarik yang disediakan setelah mereka dan peserta mereka sampai pada tujuan yang jauh ini. Pemimpin mempunyai hasrat supaya sesuatu terjadi, untuk mengubah cara banyak hal terjadi, menciptakan sesuatu yang tidak ada seorang pun pernah menciptakannya sebelumnya.
Tapi ingat: orang yang tidak punya pengikut/peserta bukanlah pemimpin. Orang baru akan mengikuti setelah mereka menerima wawasan pemimpin sebagai wawasan mereka sendiri. Supaya bisa mengajak orang lain mempunyai wawasan, pemimpin harus mengenal peserta mereka dan bicara dalam bahasa mereka. Dengan demikian peserta tahu bahwa pemimpin memahami kebutuhan mereka.
Wawasan bersama ini dapat dipelajari lebih lanjut dalan topik Visi.

3. Memungkinkan Orang Lain Bisa Bertindak
Pemimpin teladan menarik dukungan dan bantuan semua orang yang harus membuat kegiatan berjalan. Dengan satu cara, pemimpin melibatkan mereka yang harus hidup dengan hasilnya, dan mereka memungkinkan orang lain bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka memungkinkan orang lain bisa bertindak. Pemimpin tahu bahwa tidak ada seorang pun yang melakukan apa yang terbaik bagi dirinya kalau dia merasa lemah, tidak cakap, atau terasing; mereka tahu orang yang diharapkan aktif harus mempunyai rasa kepemilikan. Pemimpin tidak menimbun kekuasaan, tetapi mendelegasikannya. Pemimpin dengan bangga bicara mengenai kerjasama tim, kepercayaan, dan pemberdayaan sebagai unsur pokok upaya mereka.

4. Menjadi Penunjuk Jalan
Pemimpin berjalan terlebih dahulu. Mereka memberikan contoh dan membina komitmen melalui tindakan sehari-hari yang sederhana, yang menciptakan kemajuan dan momentum. Pemimpin menjadi penunjuk jalan melalui contoh pribadi dan pelaksaanaan yang penuh pengabdian. Supaya ia bisa menjadi penunjuk jalan secara efektif, pertama-tama ia harus jelas terhadap prinsip bimbingannya. Ia harus bisa membela kepercayaannya. Akan tetapi perbuatan pemimpin jauh lebih penting daripada kata-kata mereka, dan harus konsisten dengan kata-kata mereka.

5. Mendorong Hati
Usaha mendaki ke puncak berat dan lama. Orang jadi kehabisan tenaga, frustasi dan kehilangan semangat. Mereka sering tergoda untuk menyerah. Pemimpin mendorong hati peserta mereka untuk jalan terus. Tindakan kepedulian yang sesungguhnya bisa meningkatkan semangat dan menarik orang ke depan. Misalnya apabila seorang berhasil dalam satu tugas tidak ada salahnya diberikan ganjaran yang sepantasnya.
Dalam banyak kasus, pemimpin bukan hanya memberikan dorongan kepada orang lain, akan tetapi harus juga dapat memberikan dorongan kepada dirinya sendiri untuk terus bertahan dan berusaha untuk melayani dengan sebaik-baiknya.

Ciri Khas Pemimpin yang Dikagumi Peserta/Pengikut.

Fakta dibawah ini adalah hasil survey yang dilakukan suatu organisasi yang bergerak dalam penelitian kepemimpinan tentang sifat-sifat pemimpin yang dikagumi pengikut mereka.

1. Jujur
Dalam setiap survai, kejujuran lebih sering dipilih dibandingkan dengan ciri khas kepemimpinan apapun lainnya. Ini secara konsisten muncul sebagai suatu unsur yang paling penting dalam hubungan pemimpin-peserta. Jelas sekali, kalau kita bersedia mengikuti seseorang-apakah ke medan pertempuran atau suatu rapat tertentu, ke dalam rumah yang gelap, ke suatu kantor, atau ke garis depan-, kita mula-mula ingin meyakinkan diri kita bahwa orang itu layak mendapatkan kepercayaan kita. Konsistensi antara kata-kata dan perbuatan merupakan sarana yang kita pergunakan untuk menilai apakah seseorang jujur.

2. Memandang ke Depan

Kita mengharapkan pemimpin kita mempuyai rasa akan arah, dan perhatian kepada masa depan organisasi. Tetapi apakah kita menyebut kemampuan itu wawasan, impian, panggilan, tujuan, atau agenda pribadi, pesannya sudah jelas: pemimpin harus tahu kemana mereka akan pergi kalau ingin mengharapkan orang lain bersedia bergabung dengan mereka dalam perjalanan.
Dengan kemampuan memandang ke depan, yang dimaksudkan orang bukanlah kekuatan ajaib untuk bisa meramalkan masa depan yang luar biasa. Realita jauh lebih berpijak di bumi: kemampuan menetapkan atau memilih tujuan yang diinginkan yang seharusnya dikejar oleh jemaat atau organisasi.

3. Memberikan Inspirasi
Kita juga mengharapkan pemimpin kita antusias, penuh semangat, dan positif tentang masa depan. Kita mengharapkan mereka bisa memberikan inspirasi. Tidak cukup seorang pemimpin untuk punya impian tentang masa depan. Seorang pemimpin harus bisa menyampaikan wawasan dengan cara yang mendorong kita untuk bisa bertahan dan bertindak.

4. Cakap
Supaya bisa mengajak orang dalam perjuangan orang lain, kita harus berkeyakinan bahwa orang itu cakap membimbing kita ke tempat yang kita tuju. Kita harus melihat pemimpin cakap dan efektif. Kalau kita meragukan kemampuan pemimpin, kita tidak bisa diajak dalam perang suci. Kata orang: kita tidak bisa memberikan kepercayaan dan diri kita kepada orang yang tidak punya catatan keberhasilan.
Kecakapan yang dimaksud bukanlah dalam arti serba bisa. Tetapi seorang pemimpin harus cakap di bidang mana dia memimpin. Misalnya seharusnya seksi olahraga lebih cakap dalam menjelaskan masalah olah raga dibandingkan seksi kerohanian.

Jujur, Memandang ke Depan, Memberikan Inspirasi, dan Cakap hasilnya : KREDIBILITAS

Kita menginginkan pemimpin kita bisa dipercaya. Kita harus merasa yakin kata-kata mereka bisa dipercaya, bahwa mereka akan melakukan apa yang mereka katakan, bahwa mereka sendiri bergairah dan antusias dengan arah yang mereka tuju, bahwa mereka mempunyai pengetahuan dan keahlian memimpin. Kepemimpinan: Kalau kita tidak percaya kepada si pembawa pesan, maka kita tidak akan mempercayai pesannya.

Kalau orang melihat bahwa pemimpin mereka memiliki kredibilitas mereka akan bisa:
- bangga mengatakan kepada orang lain bahwa mereka bagian dari organisasi.
- memiliki rasa semangat tim yang kuat
- memandang nilai-nilai pribadi mereka konsisten dengan nilai-nilai organisasi.
- merasa berhubungan dan berkomitmen dengan organisasi.
- mempunyai rasa memiliki organisasi

Kredibiltas adalah atribut yang susah diperoleh. Dan itu adalah kualitas manusia yang sangat rapuh. Ini diperoleh menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun. Tetapi ini bisa hilang dengan sekejap kalau tidak dipelihara. Seorang pengikut bisa memaafkan ketidaktepatan janji pemimpin, salah omong, keseleo lidah, tindakan yang kurang hati-hati, atau beberapa kesalahan penting. Akan tetapi akan tiba saatnya ketika batas kesabaran seorang pengikut apabila ketidak konsistenan berlangsung terus-menerus. Disitu pemimpin kehilangan kredibilitas, dan amat susah untuk mendapatkannya kembali.

DIA SELALU BERSAMAKU, SUNGGUH BERUNTUNG SEKALI DIRIKU


Sesekali Aku bertanya, ketika segalanya belum berhasil ...
Apakah Tuhan telah melupakanku dan meninggalkanku sendiri? ...
Lalu aku teringat, semasa segala cobaan dan derita ... ternyata ...


DIA SELALU BERSAMAKU,
SUNGGUH BERUNTUNG SEKALI DIRIKU


Aku memohon kepada Tuhan kekuatan, agar mampu mencapai ...
Aku di jadikanNya lemah, agar belajar mentaati dengan rendah hati ...

Aku memohon kesehatan, agar Aku mampu melakukan urusan besar ...
Aku di karuniaNya kekuatan, agar Aku mampu melakukan urusan dengan baik dan benar ...
Aku memohon kekayaan, agar Aku bahagia ...
Aku di karuniaNya kemiskinan, agar Aku bijaksana ...

Aku mohon kuasa, agar Aku berhasil ...
Aku di karuniaNya kelemahan, agar kurasa perlunya Tuhan ...

Aku memohon segalanya, agar Aku mampu menikmati kehidupan ...
Belum kuperoleh apapun yang kupinta, tetapi harapanku selalu ada ...
Dan walaupun Aku berdosa, doa yang kuucapkan semuanya di kabulkanNya ...

DIA SELALU BERSAMAKU,
SUNGGUH BERUNTUNG SEKALI DIRIKU